Ketua DPD PKS Sergai: Lamine Yamal Jadi Simbol Energi Baru Sepak Bola Dunia

Olahraga 20 Jul 2026 18:35 • 2 min read • 142 views • By admin

Share berita ini

Ketua DPD PKS Sergai: Lamine Yamal Jadi Simbol Energi Baru Sepak Bola Dunia
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Serdang Bedagai, Ardiyansyah, S.Bns., menilai kemenangan Tim Nasional Spanyol pada Final Piala Dunia 2026 bukan sekadar keberhasilan meraih trofi, tetapi menjadi simbol lahirnya generasi baru dalam sepak bola dunia(foto:Din)

Duta Nusantara News, Serdang Bedagai – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Serdang Bedagai, Ardiyansyah, S.Bns., menilai kemenangan Tim Nasional Spanyol pada Final Piala Dunia 2026 bukan sekadar keberhasilan meraih trofi, tetapi menjadi simbol lahirnya generasi baru dalam sepak bola dunia.

‎

‎Pernyataan tersebut disampaikan Ardiyansyah saat menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang digelar DPD PKS Serdang Bedagai di Kantor DPD PKS Sergai, Senin (20/7/2026).

‎

‎Menurutnya, sejak sebelum pertandingan dimulai dirinya telah memprediksi Spanyol akan mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Prediksi itu akhirnya terbukti setelah La Roja menang melalui gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106.

‎

‎Ardiyansyah mengatakan, keyakinannya terhadap Spanyol bukan hanya didasarkan pada kualitas permainan tim asuhan Luis de la Fuente, tetapi juga karena keberhasilan mereka melakukan regenerasi pemain.

‎

‎"Saya sejak awal memprediksi Spanyol menang 1-0 karena melihat mereka datang dengan semangat regenerasi yang kuat. Siapa yang tidak mengenal Lionel Messi sebagai legenda sepak bola dunia. Beliau telah menginspirasi jutaan pencinta sepak bola. Namun pada nobar kali ini saya melihat dukungan kepada Spanyol justru lebih besar karena hadirnya pemain muda seperti Lamine Yamal yang baru berusia 19 tahun," ujar Ardiyansyah.

‎

‎Ia menilai, masyarakat yang hadir memahami bahwa apabila Argentina kembali menjadi juara, hal tersebut akan semakin melengkapi sejarah gemilang Lionel Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.

‎

‎Sebaliknya, kemenangan Spanyol dinilai menghadirkan harapan baru bagi lahirnya generasi penerus sepak bola dunia.

‎

‎"Ketika Spanyol menang, kemenangan itu bukan hanya soal mengangkat trofi. Ini menjadi simbol lahirnya generasi baru sekaligus energi keberlanjutan bagi kebangkitan anak-anak muda. Regenerasi berjalan dengan baik, talenta muda diberi kepercayaan untuk tampil memimpin dan mengukir sejarahnya sendiri. Semangat seperti inilah yang kami harapkan juga tumbuh di tengah generasi muda Indonesia agar berani berkarya, berprestasi, dan mengambil peran dalam membangun bangsa," katanya.

‎

‎Menurut Ardiyansyah, olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan menyatukan masyarakat tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang. Karena itu, kegiatan nobar yang digelar PKS tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.

‎

‎"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti nobar hingga pertandingan selesai. Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana momentum olahraga ini mampu mempererat persaudaraan dan menghadirkan energi positif bagi masyarakat," tutupnya.***(Sarifudin Sinaga)

Duta Nusantara News